Badminton olah raga murah

badminton
in Action

Kalau ingat nyanyian almarhum benyamin “badminton dimana-mana, didesa dan di kota” Badminton adalah olah raga yang boleh di bilang murah meriah setelah bola kaki, karena tidak butuh tempat yang khusus, cukuplah seluas  2m kali 6m. Alatnya juga tidak mahal,karena cukup2 raket dan 1 shuttle koq, kalau dulu masih kecil malah cuman sepotong kayu jadi raket, dan koqnya bisa dengan sepotong tungkul jangung yang ditancap 3 atau 4 bulu ayam.. Bahkan dulu racketnya terbuat dari bahan kayu untuk framenya yang senarnya dari nylon… Tapi sekarang ini sesuai dengan kemajuan zaman raket sudah terbuat dari bahan carbon yang membuat jadi ringan dan harganya sudah lumayan dari 100ribu sampai 600 ribuan..Tergantung isi kantonglah, toh kita bukan untuk mengejar kejuaraan….heh heh Kadang kita kalau sudah focus dalam permainan lupa kalau kita ini sudah berkurang tenaganya .. heh heh bahkan sampai badan begitu lelah karena terlalu diporsir. Saat ini dari tempat kerja sangat mendukung kesehatan pekerjanya sehingga memberikan subsidi untuk menyewa lapangan setiap bulan,  sehingga bisa rutin untuk latihan setiap minggu, bahkan waktu tertentu diadakan pertandingan persahabatan dengan perusahaan lain. Terima kasih kepada management yang telah memfasilitasi olah raga ini. Karena waktu yang terbatas, maka badminton bisa dialakukan setiap minggu sehabis selesai jam kerja, sehingga pulang sampai dirumah sudah larut malam habis olah raga dan besoknya harus bersiap kembali untuk rutinitas bekerja seperti biasa. Memang kalau kita tidak rutin melakukan olah raga ini, maka keesokan harinya tidak bisa bangun karena badan semua seperti remuk. Tapi kalau kita melakukan dengan rutin maka tidur akan nyenyak dan bangun besok paginya agar segar bugar,badan jadi ringan…. Jujur waktu Sekolah tidak bisa aktif dalam olahraga ini karena terbatasnya alat…. bahkan pernah saya bikin sendiri racketnya dari triplek yang dibentuk…. Dan semenjak bekerja (waduh sudah 29 tahun rupanya mengabdi) saya baru bisa aktif karena difasilitasi oleh perusahaan. Yah sayang kan kalau perusahaan aza mendukung, maka kita harus sia-siakan…. Memang selama tujuan bermain badminton ini hanya menjaga kesehatan tubuh, karena didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat…. Sekali lagi terima kasih kepada management yang telah mefasilitasi ini, dan kebetulan banyak rekan kerja yang hobbi olah raga ini. Salam olah raga….

Aku anak bah Tonang (Sumut)

Aku adalah anak seorang petani yang dilahirkan di desa/kampung bah tonang kecamatan raya kahean kabupaten simalungun. Keluargaku adalah keluarga yang merantau/manombang dari sigaol, ke tano jawa, sialang buah. Saya juga tidak mengerti harus pergi sampai kepelosok/terpencil, seharusnya sih, menurutku sudah eunak lah di kota..Tapi saya hanya keturunan yang  harus manut/mengikuti keadaan yang tidak bisa menentukan.Kalau bisa menentukan kali eunaklah, lahir dari keluarga orang kaya dan ber jabatan gitu.hah hah hah hah”

simpang bandarjambu
Nih dia kalau mau ke Bahtonang…. pasti orang bahtonang apal nih…

Kalau mau ke bahtonang dari simpang bandar jambu (jalan lintas siantar – tebing tinggi), maka harus melewati jalan perkebunan. Sehingga sampai sekarang sangat sulit untuk pembangungan terutama infra stukture jalan karena milik perkebunan. BTW, saya juga sangat bersyukur ke pada Tuhan. didalam kehidupan yang susah, kebayang kan zaman nya PKI, saat itu hidup sangat susah. Makan harus dengan nasi jagung, takarannya 1/2muk beras dicampur 5 muk jagung yang penting ada rasa nasinya… Sehingga banyak yang tidak bisa bertahan karena tidak bisa di cderna dengan baik dengan si usus di dalam perut. Boleh dibilang waktu kecil saya adalah sangat “kekurangan gizi” sehingga badan ku kurus. kalau kata warkop sih badan kurus bukan karena tidak makan tapi karena… Tapi kalau saya lain lagi, dan Kalau dulu panen padi itu satu tahun setelah di tanam, jadi nasinya legit… Lucunya lagi kalau masuk sekolah SD waktu itu adalah dengan cara tangan ditaruh diatas kepala kemudian menyentuh kuping, kalau sudah kesentuh baru boleh sekolah. Dan tidak ada namanya TK, jadi langsung SD. dan tidak berpatokan kepada umur … 🙂 lucu yah. Kalau sekarang harus TK dulu dengan umur tertentu dan baru bisa melanjut ke SD. Sekolah juga dengan baju seadanya, tidak ada seragam dan tanpa alas kaki…. wah hah hah, buku cuman satu buat semua mata pelajaran. Yah kalau diingat masa dulu…. dan perlu tahu aza dulu saya kelas 5 baru bis baca…. ” bodoh yah? ” Karena keadaan keluarga dan kondisi tidak bisa melanjut sekolah maka tamat SMP lansung hengkang ke Jakarta dengan bis malam… Waktu itu bis malam masih 5 hari 5 malam… sampai sampai kaki, walah sudah membesar sebesar kakai gajah, dan yang ditemukan juga ngga kayak sekarang sudah pasti ada yang jemput,…. Memang modalnya nekad, karena untuk memperbaiki kehidupan. Tapi saya sangat bersyukur kepada Tuhan, tidak punyai cita-cita karena takut tidak tercapai puji Tuhan saya bisa berkeluarga, mempunyai pekerjaan tetap. Karena saya yakin dan percaya kalau Tuhan akan mempunyai rancangan yang terbaik buat umatnya yang percaya. Bahkan olah raga yang muahal… juga bisa saya lakonin yaitu golef….”ngga pernah kepikir” Inilah kasih karunia Tuhan yang saya rasa, dan setiap bulan kita ada namanya kumpul anak rantau dari bahtonang dengan nama “punguan bahtonang dan sekitarnya”. Setiap bulan kita giliran tempat untuk temu kangen dan bercerita masa lalu di kampung…. Sehingga dengan kumpulan ini sedikit bisa terobati kerinduan di kampung. Dalam kumpulan ini kita bisa berbagi suka dan duka, bahkan bisa refresing. Pada tahun 2010 kita pulkam bersama dengan menyewa mobil, dan beberapa tahun terakhir ini kita rekreasi ke Yogyakarta dan pantai anyer. Wah.. indahnya yah… Kadang orang berpikir bahwa hal seperti ini adalah lumrah, semua orang bisa melaksanakannya. menurut saya pribadi ini adalah hal yang luar biasa, saya bisa mendapat pekerjaan yang baik, punya kesempatan ke jepang walau cuman singkat. Saya juga bisa ke canadayaitu vancouver dan sampai sempat untuk memancing di perariran vancouver.

mancing

Dan sangat puas karena bisa mendapatkan ikan salmon yang beratnya 25kg,… weih ngga kebayang berapa besarnya ikan ini, tingginya hampir setinggi saya, tuh coba lihat disamping. Rupanya kalau mancing itu disana pakai speed boad, dan di layar gps sudah ada kelihatan sejumlah ikan, tinggal menunggu pancing kita kena. Walaupun tidak main ice scating, sudah merasakan langsung salju disana… memang jujur tidak tahan dengan suhu sekitar yang dingin sekali. Ketika saya bilang dari Indonesia, mereka nanya sebelahmananya bali…. Jadi ketawa saya dalam hati, Indonesia yangbesar malah ditanya sebelah mananya bali. Indonesia dengan suhu normal 38 derajat aza mereka kaget,tidak bisa membayagkan bagaimana panasnya. Karena di Canada biar terik matahari sama seperti pagi hari jam 7an…. Di Canada sampai jam 9 malam aza masih ada sinar matahari di ufuk barat.. ngga percaya kan, saya pikri saat itu jam 5 sore eh,,, rupanya sudah jam9 malam jadi jam 10 baru seperti ja, 6 disini. dan paginya jam 5 sudah terbit di sebelah timur. itu kalau  musim panas, tapi kala musim dingin jangan harap bertemu dengan matahari. Masih bak negara kita yang tropis dengan dua musim, bisa meninkmati sinar matahari setiap hari. Dan ini adalah kesehatan bagi kita apalagi sebelum jam 7pagi berjemur, wwih itu lebih bermanfaat bagi kesehatan kita. Apak kita bukan suatu yang ruar biasa!