Belajar Golef (Golf)

Sejak mulai belajar golf tahun 2014, saya tidak begitu tertarik dengan olah raga ini :), disamping butuh waktu juga uang yang tidak sedikit. Rata-rata tidak pakai member minimal 1.2jt belum termasuk makan dan lainnya, tapi kalau punya member yah lumayan hemat bisa sampai sejutaan :).Awalnya score saya 133, kemudian turun sampai rata-rata 110.Golf itu lama-lama jadi candu, karena penasaran membuat prestasi.Tiap hole ada saja tantangan yang kita hadapi baik dari kontur green maupun speed.Harus lebih baik dari sebelumnya dan bagaimana recovery.akhir-akhir ini score saya rata-rata 100an lah…., walau sebenarnya tergantung mud juga….Dalam Golef ini benar-benar harus bisa mengontrol emosi, bisa dilihat dari arah hasil pukulan …kiri, kanan, atau lurus..(baru turun tidak masuk dalam perhitungan) Menurut saya memukul bola itu gampang-gampang susah, mata tidak boleh lepas dari bola saat memukul kemudian bagaimana kita menghantarkan bola ke arah yang kita inginkan CMIIW .Memang sih kalau membicarakannya gampang, tapi pelaksanaannya susah, kadang terpengaruh dengan sifat dan temperament kita :)(jadi ketahuan deh kalau ane punya temperament seperti apa)

Jalan-jalan ke Jogja (Pungun Bah Tonang)

Kami kumpulan bahtonang dan sekitarnya yang berada di jakarta , aktif dalam pertemuan setiap bulan.Tempat ditentukan dari kebutuhan masing-masing, karena tidak diundi.Setelah sukses pada akhir tahun 2010 kami bersama-sama pulang ke bonani pasogit, dan setiap awal tahun membuat acara bonani tahun, orang sini bilangnya mensyukury berkat karena bisa melewati tahun.Karena besarnya dana yang diperlukan, dan sangat terasa uang kita keluarga jika dengan suatu waktu jumlah kita keluarkan sekaligus untuk keperluan rekreasi ini.Oleh sebab itu sudah sejak tahun 2014 kami mengadakan pengumpulan dana/menabung per keluarga, agar pada saat dibutuhkan di hari “H” tinggal menambahkan kekurangannnya.Puji syukur, setelah begitu lama merencanakan dengan tujuan pertama ke Bali dan ganti ke luar negeri, tapi seperti nya tabungan ini belum cukupp-cukup juga :D.Dengan sangat terpaksa agar tetap terjalin kebersamaan dan biaya bisa dijangkau semua anggota maka, direncakan ke Yogyakarta saja deh di bulan Juni 2015 ini, agar tidak bentrok dengan peak season. :), karena kalau peak seosan, tahusendiri deh pasti muahal…l :).Mulai dari rencana dengan bus, (tapi dipikir-pikir luama juga di jalan dan sedikit muahal jadinya), kemudian mau naik pesawat, apalagi lebih muahal… jadinya naik kereta deh.

Setelah semua persiapan, mulai dari mencari ticket kereta, mobil dan book hotel, kita juga melakukan acara tersebut dari 19 june sampai dengna 21 june 2015.Karena baru pertama naik kereta :D, jadi kita sudah ngumpul di stasiun Senen mulai dari pukul 19 lewat … untuk pemberangkatan pukul 21.45, walaupun masih ada yang terlambat.Stasiun Senen adalah tempat pemberangkatan untuk kereta Ekonomi :), kalau kereta bisnis dan Executive dari Gambir.Dan kita langsung pergi ke Cetak Ticket Mandiri (CTM), saya kira ini sebelumnya obat panas :D.Demikian juga di Yogya, untuk ekonomi adalah stasiun Lempuyangan, sementara bisnis dan executive di Stasiun Tugu.Ada yang dibanggakan dari PJKA, karena saat ini tidak ada lagi yang namanya terlambat, bahkan seperti jaman dulu (kayaknya sudah lama buanget kali)dimana saat itu kita tidak aman dan nyaman di kereta karena tidak ada AC, dan pedagang asongan.Tapi kendalanya adalah bagi yang tidak kuat dengan dingin harus mempersiapkan diri, karena ini adalah AC central yang tidak bisa di sesuaikan. :)Dengan selamat kami tiba di Yogya pukul 6 pagi besoknya sesuai dengan jadwal, mobil yang menjemput sudah standby dengan setia, mobilnya begitu bagus, ada karaoke … :)Kemudian kami meminta kepada pengemudi dan guide untuk mengarahkan ke Pantai Indrayanti dan sebelumnya mampir dulu untuk mengisi kampung tengah.karena suasana bulan puasa sedikit agak kendala …:D walaupun ketemu juga tentu mungkin tidak sesuai mungkin dengan selera kita masing-masing.Sampai di pantai pukul 10 kurang, rupanya ombaknya sedikit besar sehingga tidak bisa berenang kecuali main ombak….selanjutnya tembak pergi ke Kraton dan sebelumnya mampir lagi mengisi kampung tengah …. sampai di kraton pukul 13.00, lagi-lagi kita kendala mencari bahan bakar 😀 dan sangat disayangkan, karena rupanya kraton sudah tutup pukul 14.00 sementara kita baru selesai pukul 14.00 (oh… sedih… sudah semangat tapi harus tutup … padea merana deh)Tidak ada jalan lain meluncur ke tempat pembuatan batik tradisional…wah kalu disini biasa lah kaum hawa langsung memburu batik yang diinginkan…walapun kaum adam juga rupanya tidak mau ketinggalan. Kurang puas, lagi lanjut ke beringharjo tempat batik mulai dari yang murah sampai muahal….l, kemudian ke bakpia 25 buat oleh-oleh pulang..baru kita check in di penginapan stay105…kita istirahat sejenak, setelah seharian penuh melakukan aktivitas yang padat, dan jalan-jalan ke malioboro karena dekat dengan penginapan, sambil mencari makanan yang sesuai, ternyata harganya tidak bersahabat :DRupanya kita tidak bisa memuaskan diri dengan isitirahat, karena besoknya pukul 7 sudah harus hengkang ke borobudur…pukul 9 kita sudah sampai di borobudr putar-putar (pusing kali yah) selama 2 jam, termasuk dengan belanja lagi… waduh… rupanya sudah buanyak juga ih belanjaan….Pengelola sangat pintar dalam mengatur jalan pulang dari borobudur, jadi kita hampir setengah jam lebih karena harus melewati penjual souvenir dari borobudur maupun Yogya.Kemudian kita mampir ke Reminten sebelum pulang ke jakarta dari stasiun lempuyangan.Satu yang dibanggakan dengan tempat ini adalah kuliner yang murah dan sesuai dengan kantong-kantong kita :).Sebelummya sangat mengecewakan, karena semua harga tidak bersahabat. tapi karena kita membutuhkan mau ngga mau deh. :DSaya hanya berpikir tempat wisata yang banyak dikunjungi, kenapa harus melakukan ini, sehingga membuat bad image kepada Yogyakarta, yang seharusnya yang kita banggakan karena Daerak Khusus.

Mobil yang dipakai untuk tour di Yogyakarta Menikmati sarapan pagi, walaupun mungkin tidak sesuai
Sebelum meninggalkan penginapan mejeng dulu
Batu besar di Pantai Indrayanti
Borobudur
Pantai Indrayanti
Last memory

oh…kampungku (bah tonang)

Saya berasal dari Sumatera Utara yang tinggal di daerah antara Siantar dan Tebing Tinggi yaitu kabupaten simalungun kecamatan raya kahean desa Bah Tonang. Saya sudah pernah tinggal di jakarta tahun 1977 ~ 1979, kemudian kembali kekampung halaman melanjutkan pendidikan 3 tahun dan kembali ke Jakarta. Untuk menghilangan kerinduan dengan kampung halaman karena kalau pulang juga memerlukan waktu dan biaya yang cukup lumayan.

Seperti tradisi orang batak adalah membuat perkumpulan yang dilakukan setiap bulan.
Dengan bangganya saya membenuk kumpulan dari kampung halaman 1987 pada awalnya memang sangat antusias pesertanya, tapi karena masih relatif pada muda dan pendapatan yang belum settle, sehingga tidah lama kemudian mulai mundur teratur sebagian peserta, kemudian kita mulai peremajaan dengan adanya anggota yang baru walaupun jumlah relatif sedikit.Tidak terasa sudah sekian lama adanya kumpulan ini, dan salah satu ajang untuk mengenang kembali kampung halaman, karena bisa kembali bersenda gurau mengenang masa kecil di kampung dan kita bisa ingat kembali kampung kita.Dengan adanya kumpulan ini juga berhasil mudik semua peserta ke kampung halaman pada tahun 2010.Oh kampung ku yang indah, tanpa kau aku tidak berada di dalam dunia ini.

Travel ke Bali

Bali adalah impian semua orang untuk berekreasi, aku selalu memimpikan pergi ke Bali. Mungkin setuju kalau saya bilang, semua orang berkeinginan untuk jalan-jalan ke bali, karena bali adalah pulau yg indah dan menjadi daya tarik seluruh dunia dengan keindahan alamnya yang indah sekali banyak wisatawan ke bali untuk rekreasi. kami bersyukur kepada Tuhan karena mempunyai kesempatan untuk pergi ke bali beserta keluarga.

bali-apr-19-2013-163-mobile

Kami sangat senang sekali karena bisa pergi ke Bali pada 19 April 2013 setelah menanti-nanti sekian lama. Pada saat mau berangkat, kami sangat sibuk untuk mempersiapkan keperluan yg kita butuhkan disana, bahkan malam sebelum berangkat karena memimpikan keindahannya bali.setelah sampai dibali kami sekeluarga langsung menuju hotel untuk melepaskan lelah untuk menempuh perjalanan yg sudah dilalui .dan keesokan harinya kami pergi ke gunung batur dan makan dipuncak gunung batur sambil malihat pemandangan di gunung batur dengan udara dingin dan sejuk. Sebelum kami sampai di gunung batur, sebelumnya kami mampir menonton bali tradisional tari barong.

bali-apr-19-2013-86-mobile
bali-apr-19-2013-63-mobile
bali-apr-19-2013-62-mobile

Karena pernasaran ingin mencoba menu puding yang ternyata adalah ketan hitam….huah hah hah ketipu deh

bali-apr-19-2013-98-mobile
bali-apr-19-2013-96-mobile

.

Dengan perasaan yang begitu indah, karena bisa menikmati suasana ditempat, kemudian kami kembali ke arah hotel, sebelumnya kami makan malam di pantai jimbaran.

bali-apr-19-2013-120-mobile
bali-apr-19-2013-119-mobile

Sebelum kami sampai di pantai jimbaran kami mampir ke gua gajah untuk melihat patung dan mata air yang disucikan oleh orang bali, bila kita mencuci muka dan mandi, maka akan awet muda.

Pesisir pantai di jimbaran dan meja makan dipantai, dengan hembusan semilir angin laut. Sambil menunggu makanan yang dihidangkan, kami bermain pasir dan air, (yah jadi basah deh, kecipratan air laut)

bali-apr-19-2013-140-mobile

Menu ikan bakar dan air kelapa yang eunak…k, lupa kalau masih ada yang belum menikmati rasa yang kami rasakan.

Terima kash Tuhan atas kesempatan yang berharga ini, sehingga kami sekeluarga bisa pergi bali bersama.

Sebelum kembali ke Jakarta kami mampir ke tempat penjualan cidera mata yaitu… sukowati market yang mana disini bisa membeli souvenir dengan harga yang bersahabat.

bali-apr-19-2013-48-mobile
bali-apr-19-2013-142-mobile
bali-apr-19-2013-111-mobile
bali-apr-19-2013-110-mobile

Kenangan yang indah yang tidak terlupakan pergi ke bali, semoga dihari yang akan datang bisa kembali datang ke Bali. Dalam hal ini kita sudah buat wacana melalui punguan bah tonang.

Semoga apa yang di rencakan bisa terkabul. amin….n.

Terima kasih kepada semua yang telah mendukung terutama tempat saya bekerja Hitachi yaitu salah satu program untuk memberikan rekreasi kepada karyawan yang sudah bekerja selama 20 tahun… (walah…walah rupaya aku sudah bekerja 20 tahun… yah), dan kepada guide yang ada di bali yang telah memberikan banyak penjelasan tentang bali, sehingga saya dan anak-anak bisa mengerti bali. Dan ini adalah sebagai bekal untuk anak-anak dimasa depannya, dan mengerti akan budaya indonesia yang sangat berharga.

Visit Canada June 2012

mancing

Saya sangat bersyukur, karena Perusahaan memberikan kesempatan kepada saya untuk pergi ke Canada, dalam rangka perjalanan dinas. Ini yang kedua kalinya saya ke Canada setelah tahun 2009. Secara jujur saya tidak pernah membayangkan bisa pergi ke Canada, negara yang dingin dan penerbangan saja butuh waktu 19 jam, dengan transit di Jepang dan pulangnya transit di Hongkong,

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Selfi di Hongkong sambil nunggu Pesawat ke Jakarta

lumayan juga minimal sudah pernah jadinya ke Hongkong, walau cuman transit…

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Kereta di Hongkong menuju Hotel

Dengan kebarangkatan yang kedua ini, jelas sudah lebih matang persiapannya, karena sudah bisa sedikit mengenal dan termasuk sudah lebih dekat dengan orang yang dijumpai. Sehingga dalam komunikasi tidak canggung lagi…..

Sesampainya di Canada, kita dijemput dengan mobil, dan memang disana boleh dibilang, sepi seperti dipedesaan. Karena tidak banyak penduduk, setiap rumah tinggal, besar dengan pekarangan yang luas, hanya dengan pagar alami yaitu dari kayu.

kalau di kotanya di vancouver memang sedikit ramai, dan banyak sudah bangunan berbentuk seperti di kota pada umumnya. Tapi tetap tidak craowdit, dan disana juga ada mobil listrik, sehingga rutenya tidak bisa pindah-pindah.

Hari pertama kita sampai dari airport sebelumnya check in dulu di hotel yang telah di booking dari bekasi, dan sorenya kita dijemput kembali untuk makan malam. Pemandangan yang bagus karena restorannya percis dipinggir danau. Dan satu hal yang membuat saya kaget, bahwa waktu setempat sudah pukul 7 tapi masih ada matahari mengintip di upuk barat. Jam 9 malam baru terbenam, sementara besok paginya jam 5 sudah terbit matahari (sehingga waktu siang lebih lama daripada malam).

ticket-canada
Ticket ke Canada

Hari kedua kita diazak untuk mancing di suatu pulau yang menempuh jarak lumayan jauh, disamping menggunkan kapal ferry untuk menyebrang. Pada malam hari kami sampai ditujuan menginap untuk esok harinya hunting/mancing.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Chief Canada people, mereka tidak canggung untuk memasak

Disekitar penginapan kami makan malam yang disuguhin anggur buatan  tahun 2007,

canada-jul-12-2012-16
Anggur buatan tahun 20-07 (berarti 5 tahun yang lalu)

wah memang udara sangat dingin. Dan di penginapan dominan terbuat dari kayu, model panggung, mungkin agar bisa tidur  dengan baik, dan fasilitas cukup memadai. Karena ada juga kolamair hangat, bisa berendam max- 2 orang. Selesai makan malam kami sambil ngobrol ngalor ngidul dan berendam.

vancouver

Besok harinya kami pegi ketempat pemancingan dengan menyewa motor boot. Dan cara memancingnya cukup canggih sudah, karena menggunakan GPS, sehingga kita tahu dimana ada ikan dan tidak. Dominan memang ada ikan, tapi ada daerah tertentu yang banyak ngumpul ikannya (mungkin arisan kali yah. Cara mancingnya ialah, pancingan di ikatkat di samping boot, sambil boot berjalan dengan kecepatan 20-an kali yah? lupa ngga perhatian. Dari jam 10-12 pagi kami berputar-putar, sampai pancingan kena satu ikan samlom seberat 25kg, wah lumayan besar dan susah pas menariknya. Kebayang dong ikan 25kg?,

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Ikan salmon yang meronta-ronta yang akan di jaring

setelah selesai memancing kami pergi ke tukang potong untuk dipacking, agar bisa dibawa pulang ke indonesia. Dan disana sudah disiapkan, ada beberapa tempat  khusus packing rupanya banyak orang mancing disini dan langsung dipacking agar bisa dibawa, dan layak dalam penerbangan. Kebayang kan penerbangan 19 jam, kalo packingnya asal-asalan…. wah bisa berabe. Selesai pakcing ikan salmon dn makan siang, kami di drop ke airport, dimana pesawat yang kami tumpangin kira-kira 20 orangan dan pesawat 1 kali mampir sebelum sampai di airport canada. Jadi perjalanan dengan pesawat kecil ini habis makan satu permen lah, karena mau berangkat diberikan permen. Cuman suara mesin memang sedikit bising, dan lagi tinggi penerbangan paling mungkin 1000 kaki kali yah, karena masih kelihatan pemandangan di bawah dengan jelas.

canada-jul-12-2012-14-view

Pada malam hari berangkatlah pesawat yang sudah kutumpangi, selamat tinggal canada, … ntah kapan lagi saya bisa datang…. Canada memang kota yang bersih dan tertata dengan baik, dispanjang jalan memang masih banyak hutan-hutan. Toll  disana free, dan tidak ada namanya kemacetan. Di pedesaan sepertinya tidak ada angkutan umum, jadi minimal harus ada transport sendiri untuk mobilisasi, baik untuk sekolah.

Karena akan susah untuk keluar rumah, jika tidak ada transportasi pribadi.

Gathering Navigasi.net

Akhirnya setelah beberapa lama menarik garis untuk membuat peta yang tergabung dalam MapDeveloper berhasil berkumpul/gathering dengan team April 16, 2011, (susah 3 tahun lewat yah!) walau tidak komplit di Putri Duyung Ancol Jakarta.
Sayangnya akhir-akhir ini, tidak bisa lagi aktif karena kesibukan untuk macul agar ada buat di dapur 🙂

Bagi anda yang membutuhkan peta gratis hasil product anak indonesia bisa di unduh di
Websitenya peta indonesia
Selamat mendowlod dan menikmati peta indoensia
Jika ada penemuan yang tidak sesuai agar bisa memberikan kontribusi melalui comment